Iklan 1060x90

Waspada Pasca Banjir, Risiko Rayap Mengintai Rumah dan Bangunan

M. Angga
Kamis, Desember 11, 2025 WIB Last Updated 2025-12-11T02:51:43Z

 

Jakarta — Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Jabodetabek selama musim hujan tak hanya merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas warga. Setelah air surut, muncul ancaman lanjutan yang kerap luput dari perhatian: peningkatan aktivitas rayap tanah akibat kondisi lingkungan yang lembap.


Fumida, perusahaan pengendalian hama bersertifikasi ASPPHAMI sekaligus penyedia jasa basmi rayap, melaporkan kenaikan signifikan temuan rayap di wilayah terdampak banjir. Tanah yang terendam selama berhari-hari menciptakan habitat ideal bagi rayap untuk berkembang biak dan memperluas koloni, termasuk dengan membangun jalur baru ke struktur bangunan.


Rayap tanah dikenal mampu membuat shelter tube  jalur pelindung yang memungkinkan mereka bergerak tanpa terdeteksi. Banjir kerap merusak jalur tersebut, sehingga rayap mencari rute baru menuju bangunan. Kondisi ini membuat pemilik rumah sering mendapati tanda infestasi seperti kayu rapuh, cat dinding menggelembung, hingga kemunculan laron pada malam hari. Sejumlah kasus kerusakan berat bahkan lebih banyak dilaporkan setelah banjir surut.

\

Fumida Imbau Warga Lakukan Pemeriksaan Dini

Meningkatnya risiko serangan rayap membuat Fumida mengimbau masyarakat untuk segera memeriksa area-area rawan di rumah, terutama bagian yang lembap atau memiliki riwayat gangguan rayap. Deteksi dini dinilai penting untuk mencegah kerusakan struktural yang berpotensi memakan biaya besar.


Sebagai upaya pencegahan, Fumida merekomendasikan metode seperti pipanisasi, spraying, dan drill-inject. Teknik-teknik ini menciptakan penghalang kimia pada tanah maupun struktur bangunan, sehingga mampu memutus jalur rayap dan memberikan perlindungan jangka panjang.


Untuk membantu masyarakat, Fumida membuka layanan inspeksi gratis bagi rumah terdampak banjir maupun warga yang ingin memastikan bangunannya aman dari serangan rayap. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, meliputi area tanah lembap, pondasi, hingga titik-titik potensial kolonisasi rayap.


Dengan tingginya intensitas hujan yang diprediksi bertahan hingga awal tahun mendatang, Fumida mengingatkan bahwa kelembapan lingkungan dapat mempercepat aktivitas rayap secara signifikan. Pemeriksaan dan tindakan preventif sedini mungkin menjadi langkah penting untuk menjaga bangunan tetap aman.


Informasi lebih lanjut mengenai jasa anti rayap dapat diperoleh melalui WhatsApp Fumida di 0812-8866-8855.

Komentar

Tampilkan

  • Waspada Pasca Banjir, Risiko Rayap Mengintai Rumah dan Bangunan
  • 0

Berita Terkini

Iklan