Mediajawa - Produk UMKM hasil karya Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura kembali menunjukkan eksistensinya dengan menembus pasar antar daerah. Sebanyak 20 dus amplang Warnapermata dipesan secara daring oleh Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Bapak Jupri, Senin(26/01).
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan bahwa pemesanan tersebut merupakan bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan secara berkelanjutan.
“Pemesanan produk UMKM ini menjadi indikator bahwa hasil karya Warga Binaan memiliki kualitas dan daya saing. Kami terus mendorong agar pembinaan tidak hanya berhenti pada proses, tetapi juga mampu membuka peluang pasar yang lebih luas,” ujar Evi Loliancy.
Amplang Warnapermata merupakan produk unggulan hasil pembinaan kemandirian bidang tata boga yang dikelola secara profesional oleh Warga Binaan. Seluruh proses produksi hingga pengemasan dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan mutu produk.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Rose Mery, menambahkan bahwa setiap tahapan produksi dilakukan dengan pengawasan ketat guna menjaga kualitas produk sebelum dipasarkan.
“Kami memastikan seluruh proses produksi dan pengemasan berjalan sesuai standar, sehingga produk yang dihasilkan layak bersaing dan diterima dengan baik oleh konsumen,” ungkapnya.
Setelah melalui proses pengecekan akhir, pesanan dikirim ke Lapas Kelas IIA Tarakan dalam kondisi aman dan siap didistribusikan. Dukungan ini menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus mengembangkan keterampilan dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri dan produktif.
- LPP Martapura




