MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan razia insidentil pada Sabtu (8/2) malam sebagai bagian dari upaya peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Agus Rahmad Ramdhoni bersama jajaran pengamanan.
Razia dilaksanakan secara menyeluruh di blok hunian Warga Binaan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tegas sesuai standar operasional prosedur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkungan Lapas tetap dalam kondisi aman dan kondusif serta mencegah potensi pelanggaran yang dapat mengganggu stabilitas kamtib.
Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan, di antaranya 1 terminal listrik, 1 stop kontak, 1 baling-baling kipas, 2 unit handphone, 1 sendok, 1 vape, 3 botol kaca, 1 pemanas rakitan, 3 korek api, dan 1 charger handphone. Seluruh barang hasil temuan langsung diamankan untuk dilakukan pendataan dan tindak lanjut sesuai aturan yang berlaku.
Ka. KPLP Agus Rahmad Ramdhoni menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif berkelanjutan. “Razia insidentil ini kami laksanakan untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih menjelang Ramadhan, agar situasi tetap aman dan tertib. Kami tidak memberi ruang terhadap barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa razia ini juga menjadi bentuk implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan di Lapas dan Rutan. “Kami berkomitmen penuh mendukung kebijakan Kementerian dengan memperkuat pengawasan dan deteksi dini. Pengamanan harus berjalan konsisten dan profesional demi menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Kegiatan razia berlangsung tertib sesuai prosedur yang berlaku. Melalui langkah preventif yang dilaksanakan secara tegas namun tetap humanis ini, Lapas Kotabaru terus memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban guna menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, kondusif, serta bebas dari peredaran narkoba dan praktik penipuan.




