Mediajawa - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura melaksanakan kegiatan panen pupuk kompos pada Selasa (3/2). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Rose Mery K. D. beserta jajaran serta Warga Binaan Lapas Perempuan Martapura.
Panen pupuk kompos ini merupakan hasil dari kegiatan pembinaan kemandirian di bidang pengelolaan sampah organik yang selama ini dijalankan di Lapas Perempuan Martapura. Dari hasil panen tersebut, diperoleh sebanyak 20 kilogram pupuk kompos padat dan 6 botol pupuk kompos cair.
Kasi Giatja Lapas Perempuan Martapura, Rose Mery K. D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada keterampilan dan produktivitas Warga Binaan.
“Kegiatan pembuatan pupuk kompos ini tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Hasil panen ini akan dipasarkan ke luar lapas sebagai bagian dari pengembangan kegiatan kerja,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial A mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga dapat terlibat langsung dalam proses pembuatan hingga panen pupuk kompos.
“Kami belajar dari proses awal sampai panen. Kegiatan ini bermanfaat karena menambah pengetahuan dan memberi pengalaman kerja yang bisa kami gunakan nanti setelah bebas,” ungkap A.
Lapas Perempuan Martapura bersiap untuk memperkenalkan pupuk kompos hasil produksi Warga Binaan tersebut ke masyarakat luar. Hal ini merupakan upaya untuk menginformasikan beragam program pembinaan di Lapas Perempuan Martapura, serta kelak ilmunya dapat diaplikasikan oleh Warga Binaan untuk berwirausaha mandiri saat kembali ke masyarakat.
- LPP Martapura




