MediaJawa – Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau melaksanakan Sidang TPP pada Senin (23/02) bertempat di Rutan Kelas IIB Rantau. Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan dan evaluasi terhadap warga binaan guna memastikan setiap hak dan kewajiban berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam sistem pemasyarakatan.
Sidang TPP dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, bersama tujuh orang Tim Pengamat Pemasyarakatan yang terdiri dari satu orang Ketua Sidang dan enam orang anggota. Turut hadir pula dua orang Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Balai Pemasyarakatan Amuntai serta satu orang Pengawas Ketahanan Pangan. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bentuk sinergi lintas fungsi dalam pengambilan keputusan yang objektif dan akuntabel.
Adapun materi yang dibahas dalam sidang meliputi pengusulan enam orang warga binaan sebagai tamping, pengusulan integrasi bagi dua orang warga binaan, serta permohonan izin berobat ke RSUD Datu Sanggul bagi 13 orang warga binaan. Setiap usulan dipaparkan secara komprehensif berdasarkan hasil asesmen, rekam jejak pembinaan, serta pertimbangan administratif dan substantif dari masing-masing pihak terkait.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Sidang TPP merupakan forum penting dalam menentukan kelayakan program pembinaan bagi warga binaan. “Sidang TPP ini dilaksanakan secara transparan dan profesional sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan hak-hak warga binaan sesuai ketentuan. Setiap keputusan diambil berdasarkan hasil penilaian yang objektif dan mempertimbangkan aspek keamanan serta kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subsi Pelayanan Tahanan, Warliani, menambahkan bahwa seluruh proses sidang telah melalui tahapan administrasi dan verifikasi yang ketat. “Kami memastikan bahwa setiap usulan, baik tamping, integrasi maupun izin berobat, telah memenuhi persyaratan yang berlaku. Dengan demikian, keputusan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan hasil pembinaan dan kondisi riil warga binaan,” jelasnya. Kegiatan sidang berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai.




