MediaJawa – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan pemberian hak keagamaan kepada warga binaan melalui pelaksanaan sholat tarawih pada Sabtu (21/02). Kegiatan ibadah tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan di lingkungan Rutan Kelas IIB Rantau sebagai bagian dari pemenuhan hak beragama bagi seluruh warga binaan selama bulan suci Ramadan.
Pelaksanaan sholat tarawih diawali dengan pengaturan dan pengawalan warga binaan menuju lokasi ibadah oleh petugas yang berjaga. Pengawasan dilakukan secara ketat dan humanis guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta kondusif. Selain itu, pengamanan juga diperkuat melalui bantuan keamanan (bankam) dari staf yang turut bersiaga selama kegiatan berlangsung, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Bapak Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa pemenuhan hak keagamaan merupakan bagian penting dari proses pembinaan. “Kami berkomitmen untuk memberikan hak beribadah kepada seluruh warga binaan. Momentum Ramadan ini menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual agar mereka dapat memperbaiki diri serta meningkatkan keimanan selama menjalani masa pidana,” ujar Renaldi.
Senada dengan itu, Komandan Jaga yang bertugas pada hari tersebut, Aris Ansyari, menegaskan bahwa pengamanan dilaksanakan secara maksimal tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah. “Kami melakukan pengawasan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Alhamdulillah kegiatan sholat tarawih berjalan lancar, aman, dan seluruh warga binaan mengikuti dengan tertib,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, pihak Rutan juga memberikan penghargaan kepada kamar warga binaan yang menunjukkan semangat dan konsistensi dalam melaksanakan sholat tarawih berjamaah. Pemberian apresiasi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan kesadaran spiritual, serta menciptakan suasana pembinaan yang positif di lingkungan Rutan Kelas IIB Rantau.




