MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan proses pengepakan aneka produk keripik hasil karya Warga Binaan pada Jumat (20/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan kualitas produk sekaligus kesiapan pemasaran.
Adapun produk yang dikemas meliputi keripik singkong, keripik pisang, keripik usus, serta peyek yang diproduksi secara bertahap melalui proses pengolahan, penggorengan, hingga pengemasan yang higienis dan menarik. Tahapan pengepakan dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan kerapian, sehingga produk memiliki nilai jual dan daya saing di pasaran.
Kepala Lapas (Kalapas) Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian tidak hanya berhenti pada proses produksi, tetapi juga harus memperhatikan aspek kualitas dan pemasaran. “Kami mendorong agar setiap produk hasil karya Warga Binaan memiliki standar mutu yang baik dan kemasan yang layak jual. Ini bagian dari upaya menyiapkan mereka agar siap bersaing dan mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Petugas Pembina Kemandirian, Aprilita Dwi Imasari, menjelaskan bahwa proses pengepakan menjadi tahapan penting dalam membangun kepercayaan konsumen. “Kami membimbing Warga Binaan mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga teknik pengemasan. Tujuannya agar produk tidak hanya enak, tetapi juga memiliki tampilan yang profesional dan siap dipasarkan,” jelasnya.
Program ini juga selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hasil pembinaan. Melalui dukungan pemasaran yang terstruktur, produk olahan Warga Binaan diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas serta memberikan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan penguatan kualitas dan strategi pemasaran yang terarah, Lapas Kotabaru terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif dan berdampak nyata, sehingga Warga Binaan memiliki bekal keterampilan dan pengalaman usaha yang bermanfaat untuk masa depan.




