Mediajawa – Gema takbir berkumandang mengiringi suasana haru dan khusyuk di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Martapura. Petugas beserta seluruh Warga Binaan berbaur dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal yang digelar di area lapangan lapas, (21/3).
Kegiatan ibadah ini tidak hanya menjadi momen kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antara petugas dan warga binaan di balik jeruji besi.
Bertindak selaku imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri tahun ini adalah Ustadz Reza Ramadhani Taufikurrahman, S.H.I., perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar.
Dalam khotbahnya, Ustadz Reza menyampaikan pesan-pesan menyejukkan tentang pentingnya menjaga konsistensi ibadah pasca-Ramadhan.
"Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, di mana kebersamaan dan kepedulian terjalin dengan sangat erat. Berlalunya bulan Ramadhan ini, jangan sampai membuat semangat kita menurun. Kita harus terus pertahankan amalan-amalan kebaikan selama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan untuk diterapkan di bulan-bulan berikutnya," pesan Ustadz Reza di hadapan para jamaah.
Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia berharap momen Idul Fitri ini membawa kedamaian bagi seluruh penghuni lapas.
"Momen Idul Fitri ini adalah hari kemenangan bagi kita semua, tidak terkecuali bagi para warga binaan. Kami berharap momentum suci ini menjadi titik balik bagi mereka untuk terus memperbaiki diri, memaafkan masa lalu, dan menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Kebersamaan kita hari ini juga membuktikan bahwa di tempat ini, tali kekeluargaan dan rasa saling menyayangi tetap tumbuh subur," ujar Evi Loliancy.
Suasana kehangatan dan kekeluargaan itu pun sangat dirasakan oleh para warga binaan. Salah satu warga binaan berinisial N, menceritakan perasaannya merayakan Lebaran di dalam lapas.
"Alhamdulillah, hari ini kami bisa sholat berjamaah. Petugas dan teman-teman di sini sudah seperti keluarga sendiri. Pesan dari Ustadz tadi juga sangat menguatkan hati saya untuk terus sabar dan tidak putus asa," ungkap N.
Kegiatan Sholat Idul Fitri ini ditutup dengan bersalam-salaman dan saling memaafkan antara petugas dan seluruh warga binaan Lapas Perempuan Martapura.
- LPP Martapura




