MediaJawa – Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Tapin melaksanakan kegiatan ceramah agama yang bertempat di Masjid Al Hidayah Rutan Rantau pada Rabu (25/03). Kegiatan ini diikuti dengan penuh khidmat oleh warga binaan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan ceramah agama ini berlangsung dengan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Warga binaan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga penyampaian materi ceramah. Kehadiran penceramah dari Kemenag Kabupaten Tapin memberikan semangat baru bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Materi ceramah disampaikan oleh M. Junaidi yang mengangkat tema pentingnya memperbaiki akhlak, meningkatkan keimanan, serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh warga binaan untuk tidak putus asa dan menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga. “Setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik, dan tempat ini bisa menjadi titik awal untuk memperbaiki diri serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Kementerian Agama Kabupaten Tapin dalam memberikan pembinaan rohani kepada warga binaan. “Kegiatan ini sangat penting dalam membentuk karakter warga binaan agar memiliki kepribadian yang lebih baik, berakhlak, dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal spiritual yang kuat,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Tapin yang juga sebagai penceramah, M. Junaidi, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan. “Kami berharap melalui ceramah ini, warga binaan dapat semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.




