MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus menunjukkan konsistensinya dalam program pembinaan kemandirian melalui produksi keripik pisang dengan brand “Kripsang La-New City”, Rabu (25/3). Produk ini menjadi salah satu unggulan hasil karya Warga Binaan yang terus berkembang dari segi kualitas maupun pemasaran.
Kegiatan produksi dilakukan secara terstruktur, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan yang menarik. Hal ini tidak hanya meningkatkan keterampilan Warga Binaan, tetapi juga mendorong terciptanya produk yang memiliki nilai jual dan daya saing di pasaran.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa inovasi produk seperti Kripsang “La-New City” merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian Warga Binaan. “Kami terus mendorong lahirnya produk unggulan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki identitas. Ini menjadi bekal penting bagi Warga Binaan untuk siap berwirausaha setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial M yang terlibat dalam produksi mengaku bangga dapat berkontribusi dalam pembuatan produk tersebut. “Kami merasa senang karena diberi kepercayaan untuk memproduksi keripik pisang dengan brand sendiri. Ini jadi pengalaman berharga dan menambah keterampilan kami,” ungkapnya.
Melalui pengembangan produk Kripsang “La-New City”, Lapas Kotabaru terus berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan Warga Binaan yang mandiri dan siap berdaya saing di tengah masyarakat.




