MediaJawa – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan tes urine bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP), Jumat (20/03) dini hari. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mewujudkan lingkungan rutan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Permenkumham Nomor 8 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Keamanan dan Ketertiban pada Satuan Kerja Pemasyarakatan, serta Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-46.PR.01.03 Tahun 2025 tentang Standar Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan pada Rutan, LPAS, dan LPKA. Dasar hukum tersebut menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengawasan dan pengendalian guna memastikan situasi rutan tetap aman dan kondusif.
Kegiatan tes urine dilaksanakan pada pukul 01.50 WITA hingga selesai, bertempat di Rutan Kelas IIB Rantau. Pelaksanaan kegiatan melibatkan 10 orang petugas serta 9 orang warga binaan pemasyarakatan. Seluruh peserta mengikuti proses pemeriksaan dengan tertib, sebagai bagian dari upaya preventif dalam mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan rutan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh petugas dan warga binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hasil ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan rutan yang bersih dan sehat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran baik bagi petugas maupun warga binaan akan bahaya narkoba serta pentingnya menjaga pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan. Selama kegiatan berlangsung, dokumentasi juga dilakukan sebagai data dukung laporan, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman serta tertib.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang hari raya. “Tes urine ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus komitmen kami dalam mewujudkan Rutan Rantau yang bersih dari narkoba, khususnya menjelang Idul Fitri agar situasi tetap kondusif,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Muhammad Khadafi Al Faruq, menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala. “Kami akan terus melakukan pengawasan dan pencegahan secara konsisten guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkoba di dalam rutan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan zero narkoba,” tegasnya.




