MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan panen sayur kangkung hasil budidaya Warga Binaan sebanyak 20 kilogram pada Senin (9/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan Lapas untuk kegiatan pertanian produktif.
Kegiatan panen tersebut melibatkan Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Selain menjadi sarana pembelajaran keterampilan bercocok tanam, hasil panen juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mawardi, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan Lapas menjadi salah satu upaya untuk tetap mengembangkan kegiatan pertanian bagi Warga Binaan.
“Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, Warga Binaan tetap dapat belajar bercocok tanam dan menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian agar mereka memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Mawardi.
Salah satu Warga Binaan berinisial J mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman baru dalam bidang pertanian.
“Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi saya tentang cara menanam dan merawat sayuran hingga panen. Pengalaman ini sangat bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam mendukung penguatan kemandirian pangan melalui pemberdayaan Warga Binaan agar memiliki keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.




