MediaJawa – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang bersih dan berintegritas, Lapas Kelas IIB Amuntai melaksanakan survei kepuasan pengunjung yang dikaitkan dengan implementasi SPAK–SPKP (Survey Persepsi Anti Korupsi – Survey Persepsi Kepuasan Masyarakat) di lingkungan Lapas.
Survei tersebut dilaksanakan kepada para pengunjung yang datang untuk menerima layanan kunjungan di Lapas Kelas IIB Amuntai. Melalui survei ini, para pengunjung diminta memberikan penilaian terhadap kualitas pelayanan yang diberikan petugas, sekaligus memastikan bahwa layanan yang diterima berlangsung secara transparan, profesional, serta bebas dari praktik pungutan liar maupun gratifikasi.
Kalapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa survei kepuasan pengunjung yang terintegrasi dengan program SPAK–SPKP merupakan bentuk komitmen Lapas dalam mewujudkan pelayanan yang bersih dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Survei ini tidak hanya bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan budaya anti korupsi di lingkungan kerja kami. Melalui program SPAK–SPKP, kami terus mendorong seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang jujur, transparan, dan berintegritas,” ungkapnya.
Dengan adanya survei kepuasan ini, Lapas Kelas IIB Amuntai berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai integritas dan budaya anti korupsi dalam setiap aspek pelayanan yang diberikan.




