MediaJawa — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru menggelar kegiatan pelatihan service excellence bagi petugas, Senin (16/3). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi petugas dalam memberikan layanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai bagian dari implementasi nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).
Pelatihan tersebut diikuti oleh jajaran petugas Lapas Kotabaru dengan materi yang meliputi konsep pelayanan prima, praktik role play dalam menghadapi berbagai situasi pelayanan, serta pengenalan dasar bahasa isyarat guna meningkatkan aksesibilitas layanan bagi masyarakat penyandang disabilitas.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, dalam arahannya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan merupakan bagian penting dari komitmen Lapas Kotabaru dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Pelayanan yang baik tidak hanya berfokus pada prosedur, tetapi juga pada sikap, empati, serta kemampuan komunikasi petugas. Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh petugas dapat semakin profesional dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Doni.
Sementara itu, petugas yang memberikan sosialisasi, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa penerapan service excellence memerlukan pemahaman yang baik serta latihan yang berkelanjutan agar petugas mampu memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan tepat.
“Melalui materi pelayanan prima, role play, serta pengenalan bahasa isyarat, diharapkan petugas dapat lebih siap dalam menghadapi berbagai situasi pelayanan dan mampu memberikan layanan yang lebih inklusif kepada masyarakat,” ungkap Ahmad Fauzi.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru terus berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia guna mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan sejalan dengan nilai PRIMA: Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel.




