Iklan 1060x90

Asah Keterampilan Praktis, Warga Binaan Lapas Kerobokan Belajar Tata Kelola Bebek Petelur

Hadi A.
Senin, April 20, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T05:01:52Z

MediaJawa - Transformasi pemasyarakatan masa kini menitikberatkan pada kesiapan warga binaan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat melalui keterampilan produktif. Sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan memperkuat sektor ketahanan pangan sebagai instrumen pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.

Pada Selasa (07/04), Lapas Kelas IIA Kerobokan secara resmi mendatangkan 50 ekor bebek petelur sebagai sarana praktik utama pelatihan peternakan. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menegaskan pentingnya langkah ini. “Kami ingin warga binaan memiliki keahlian nyata. Bebek-bebek ini bukan sekadar hewan ternak, melainkan media pembelajaran tata kelola ekonomi yang mandiri,” ujar Hudi. Upaya ini diharapkan menjadi bekal penghidupan bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana kelak.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa program peternakan ini merupakan bentuk nyata implementasi fungsi pemasyarakatan yang humanis dan berdaya guna. Melalui ketekunan dalam merawat kehidupan, warga binaan diajak untuk merajut kembali harapan dan martabat, memastikan bahwa tembok jeruji bukan penghalang bagi tumbuhnya semangat baru yang penuh optimisme.
Komentar

Tampilkan

  • Asah Keterampilan Praktis, Warga Binaan Lapas Kerobokan Belajar Tata Kelola Bebek Petelur
  • 0

Berita Terkini

Iklan