MediaJawa – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Kemandirian melalui program UMKM pembuatan Keripik Singkong RuRa, Selasa (05/05). Kegiatan berlangsung di area Rutan Kelas IIB Rantau dengan melibatkan warga binaan sebagai pekerja produktif.
Program pembinaan kemandirian ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), khususnya dalam peningkatan keterampilan serta pemberdayaan warga binaan. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar proses produksi makanan ringan yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi dikembangkan setelah bebas nanti.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan mengikuti seluruh tahapan pembuatan keripik singkong, mulai dari pengolahan bahan baku, proses penggorengan, hingga pengemasan produk. Seluruh kegiatan dilaksanakan di bawah pengawasan pegawai guna memastikan proses berjalan tertib, aman, dan sesuai standar kebersihan kerja.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam membekali warga binaan dengan kemampuan usaha. “Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan nyata yang bisa dimanfaatkan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat. Program UMKM seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kerja dan kemandirian,” ujar Renaldi.
Petugas yang mengawasi kegiatan, Saidatun Nisba, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. “Warga binaan mengikuti kegiatan dengan semangat dan serius dalam setiap proses pembuatan. Kami berharap keterampilan ini dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi mereka di masa depan,” jelas Saidatun.




