MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Jumat (8/5). Kegiatan ini diikuti seluruh pegawai sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Kotabaru dibuka oleh Ketua Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas, dilanjutkan dengan pemaparan materi dari masing-masing kelompok kerja (Pokja) pembangunan Zona Integritas.
Dalam pemaparannya, setiap Pokja menjelaskan tugas dan fungsi, indikator penilaian, target capaian, serta langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilaksanakan guna mendukung pembangunan Zona Integritas menuju predikat WBBM. Selain itu, dipaparkan pula pentingnya penguatan enam area perubahan, mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, melalui pelaksana harian (Plh.), Mawardi, menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab tim kerja, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh jajaran.
“Pembangunan Zona Integritas harus dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh pegawai secara konsisten. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menyatukan persepsi, memperkuat komitmen, dan memastikan seluruh jajaran memiliki peran aktif dalam mewujudkan birokrasi yang bersih serta pelayanan yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa target menuju WBBM harus dibarengi dengan perubahan budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada hasil.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan sharing session antara tim kerja dan pegawai. Dalam sesi tersebut, para peserta aktif berdiskusi mengenai strategi pemenuhan data dukung, inovasi pelayanan, serta langkah konkret dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas pembangunan Zona Integritas di Lapas Kotabaru.
Salah satu peserta kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait peran masing-masing pegawai dalam pembangunan Zona Integritas.
“Melalui kegiatan ini kami jadi lebih memahami indikator penilaian dan kontribusi yang harus dilakukan di masing-masing bidang,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan lancar. Melalui sosialisasi ini, Lapas Kotabaru terus memperkuat langkah menuju terwujudnya Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas tata kelola dan pelayanan publik yang prima.




