MediaJawa – Dalam upaya menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya pada Kamis (11/06) tepat pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas, pengunjung, serta warga binaan yang berada di lingkungan Rutan Rantau sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Saat Lagu Indonesia Raya diperdengarkan, seluruh aktivitas yang sedang berlangsung dihentikan sejenak. Petugas, pengunjung, dan warga binaan berdiri tegap mengambil sikap sempurna sebagai bentuk penghormatan terhadap lagu kebangsaan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, mencerminkan semangat persatuan serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh pihak yang berada di lingkungan rutan. “Mendengarkan dan menghormati Lagu Indonesia Raya bukan hanya sebuah rutinitas, tetapi juga bentuk nyata penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan serta penguatan rasa cinta tanah air. Nilai-nilai nasionalisme harus terus ditanamkan, baik kepada petugas maupun warga binaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, warga binaan diharapkan dapat semakin memahami pentingnya persatuan, kedisiplinan, serta rasa memiliki terhadap bangsa dan negara. Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Rantau menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Diharapkan semangat nasionalisme yang ditanamkan melalui penghormatan terhadap Lagu Indonesia Raya dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya positif di lingkungan Rutan Rantau, baik bagi petugas, pengunjung, maupun warga binaan.




