Iklan 1060x90

Lapas Perempuan Martapura Dorong Produk Karya Warga Binaan Tembus Pasar Oleh-Oleh Kalimantan Selatan

M. Akbar
Kamis, Juni 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T08:35:50Z

  


Mediajawa - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura melaksanakan koordinasi dengan Sentra Oleh-Oleh Kalimantan Selatan Diyang Kinjut yang berlokasi di Banjarbaru, Kamis (04/06). Kegiatan dilaksanakan oleh Kasi Kegiatan Kerja, Anipahdiati, Kasubsi Bimbingan Kerja dan Lohasiker, Ida Nursanti dan disambut baik oleh pemilik usaha diyang kinjut, Hj. Heny Rusilawati.


Koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM Warna Permata hasil karya warga binaan. Selain meningkatkan nilai jual produk, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian warga binaan kepada masyarakat yang lebih luas melalui salah satu sentra oleh-oleh yang dikenal di Kalimantan Selatan. Dalam pertemuan tersebut, pihak Lapas Perempuan Martapura memperkenalkan profil dan berbagai produk unggulan Warna Permata serta menjelaskan tujuan penitipan produk di Diyang Kinjut. Kedua belah pihak juga membahas peluang pemasaran, mekanisme penitipan produk, sistem penjualan, serta bentuk dukungan yang dapat diberikan untuk mendukung keberlangsungan pemasaran produk warga binaan.


Kasi Kegiatan Kerja, Anipahdiati, menyampaikan bahwa kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan. “Kami optimis produk UMKM Warna Permata memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasaran. Melalui koordinasi ini, kami berharap hasil karya warga binaan dapat semakin dikenal masyarakat, memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi, serta menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya dan mengembangkan keterampilannya,” ujarnya. 


Sementara itu, pemilik usaha Diyang Kinjut, Hj. Heny Rusilawati, menyambut baik upaya yang dilakukan Lapas Perempuan Martapura dalam memberdayakan warga binaan melalui kegiatan produktif. “Produk yang dihasilkan memiliki potensi yang baik dan layak untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas. Kami mendukung langkah pembinaan seperti ini karena tidak hanya menghasilkan produk yang bernilai, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk terus berkembang dan berkarya,” tuturnya. 


Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas Martapura terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan guna mendukung pemberdayaan serta kemandirian warga binaan, sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha lokal dalam memasarkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat.




- LPP Martapura 

Komentar

Tampilkan

  • Lapas Perempuan Martapura Dorong Produk Karya Warga Binaan Tembus Pasar Oleh-Oleh Kalimantan Selatan
  • 0

Berita Terkini

Iklan