MediaJawa – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan perawatan dan perbaikan mesin air sebagai langkah antisipatif dalam menjaga kelancaran pasokan air bersih selama musim kemarau, Kamis (30/07). Kegiatan ini melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang turut berpartisipasi dalam proses perawatan di bawah pengawasan petugas, yakni Abdul Aziz dan Angga Suma Wijaya.
Perawatan dilakukan terhadap komponen mesin air untuk memastikan seluruh sistem berfungsi secara optimal. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama dalam mendukung aktivitas sehari-hari di lingkungan rutan, mulai dari kebutuhan mandi, mencuci, sanitasi, hingga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, Rutan Rantau berupaya meminimalisasi potensi gangguan layanan akibat berkurangnya debit air pada musim kemarau.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan bahwa pemeliharaan sarana dan prasarana merupakan bagian dari komitmen Rutan dalam memberikan pelayanan yang optimal sekaligus menjaga kondisi lingkungan hunian tetap layak bagi warga binaan. "Perawatan mesin air ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau. Kami berkomitmen menjaga seluruh fasilitas pendukung agar pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan dapat berjalan dengan baik tanpa kendala," ujar Renaldi.
Sementara itu, Pengawas Kegiatan, Angga Suma Wijaya, menjelaskan bahwa pelaksanaan perawatan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian dan penanaman rasa tanggung jawab terhadap fasilitas negara. "Kami melakukan pemeriksaan dan perbaikan pada bagian-bagian mesin yang memerlukan penanganan agar tetap berfungsi optimal. Keterlibatan warga binaan juga menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat sekaligus menumbuhkan kepedulian dalam menjaga fasilitas bersama," ungkap Angga.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Rantau terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas sarana dan prasarana penunjang pelayanan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan nyaman. Upaya preventif seperti perawatan rutin diharapkan mampu menjamin keberlangsungan pelayanan dasar, khususnya penyediaan air bersih, sehingga seluruh kegiatan pembinaan dapat berlangsung secara optimal.




