MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus mematangkan rencana pengembangan program pembinaan kemandirian di bidang peternakan melalui kegiatan survei dan koordinasi ke Peternakan Ayam H. Baras, Kamis (30/07). Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan budidaya ayam petelur di lingkungan Lapas sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan peningkatan keterampilan Warga Binaan.
Survei dipimpin langsung oleh Kasi Giatja, Ahmad Hamirun, bersama Staf. Dalam kunjungan tersebut, melakukan peninjauan terhadap sistem kandang, pola pemeliharaan ayam petelur, manajemen pemberian pakan, pengendalian kesehatan ternak, hingga pengelolaan hasil produksi telur.
Selain melakukan peninjauan lapangan, jajaran Lapas Kotabaru juga melaksanakan koordinasi dengan pengelola Peternakan Ayam H. Baras mengenai peluang kerja sama dan pendampingan teknis. Diskusi tersebut membahas berbagai aspek yang diperlukan agar program budidaya ayam petelur di Lapas dapat berjalan secara efektif meskipun memanfaatkan lahan yang terbatas.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, mengatakan bahwa kegiatan survei menjadi bagian penting dalam menyusun program pembinaan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.
“Kami ingin memastikan program budidaya ayam petelur yang akan dikembangkan di Lapas disusun berdasarkan pengalaman dan praktik terbaik di lapangan. Melalui koordinasi ini, kami berharap memperoleh masukan teknis yang dapat menjadi acuan dalam membangun peternakan yang produktif, efisien, dan sesuai dengan kondisi lahan yang tersedia di Lapas,” ujar Doni.
Ia menambahkan, pengembangan budidaya ayam petelur tidak hanya bertujuan mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan di bidang peternakan kepada Warga Binaan sehingga memiliki peluang untuk bekerja maupun berwirausaha setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan survei dan koordinasi berlangsung dengan lancar serta menghasilkan berbagai masukan sebagai bahan perencanaan program. Melalui sinergi dengan pihak peternakan, Lapas Kelas IIA Kotabaru terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada pemberdayaan Warga Binaan, sekaligus mendukung terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.




