Iklan 1060x90

Gusti Iskandarsyah Pimpin Langsung Tim Gabungan Amuntai Sisir Blok Lewat Sapa Asih

Syifa W.
Jumat, Juli 17, 2026 WIB Last Updated 2026-07-17T10:39:53Z

MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus memperkuat pelayanan kepada warga binaan melalui pelaksanaan Program Sapa Asih (Sapa dan Periksa dengan Kasih). Program yang merupakan tindak lanjut atas instruksi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi dengan menyambangi langsung kamar-kamar hunian warga binaan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, didampingi petugas blok Norji, Tim Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), serta Tim Kesehatan. Tim secara bergantian memasuki setiap blok hunian untuk menyapa warga binaan, berdialog secara langsung, memantau kondisi kamar, memastikan keamanan tetap kondusif, sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan yang memiliki keluhan.

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan warga binaan. Ia mendengarkan berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan serta memberikan motivasi agar seluruh warga binaan tetap menjaga kesehatan, kebersihan kamar, menaati tata tertib, dan mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.

Sementara itu, Tim Kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap warga binaan yang mengalami keluhan kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi, pemeriksaan jantung dan paru menggunakan stetoskop, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat di dalam lingkungan lapas. Pemeriksaan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini sehingga kondisi kesehatan warga binaan dapat terus dipantau dan ditangani dengan cepat apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan.

Di sisi lain, petugas blok Norji bersama Tim Kamtib memastikan kondisi kamar hunian tetap aman, tertib, dan bersih. Pemeriksaan juga difokuskan pada pemantauan sarana hunian serta memastikan tidak terdapat potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam blok. Pendekatan secara persuasif dilakukan agar komunikasi antara petugas dan warga binaan semakin terbuka sehingga berbagai persoalan dapat segera diketahui dan diselesaikan.

Kalapas Gusti Iskandarsyah mengatakan bahwa Program Sapa Asih merupakan implementasi pelayanan pemasyarakatan yang mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengabaikan aspek keamanan.

"Program ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Kepala Kantor Wilayah agar setiap UPT hadir lebih dekat dengan warga binaan. Dengan turun langsung ke kamar hunian setiap pagi, kami dapat mengetahui kondisi mereka secara nyata, baik dari sisi kesehatan, keamanan, maupun pembinaan. Kehadiran petugas bukan hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan perhatian dan memastikan setiap warga binaan memperoleh hak pelayanan dengan baik," ujar Gusti.

Petugas blok Norji menambahkan bahwa kegiatan rutin tersebut sangat membantu dalam membangun hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan.

"Melalui Sapa Asih kami dapat mengetahui kondisi warga binaan setiap hari. Jika ada keluhan kesehatan ataupun persoalan lainnya, kami bisa segera berkoordinasi dengan tim terkait sehingga penanganannya lebih cepat. Komunikasi yang baik juga menjadi kunci terciptanya situasi blok yang aman dan kondusif," jelas Norji.

Salah seorang warga binaan, Amat, mengaku merasa diperhatikan dengan adanya program tersebut.

"Kami merasa senang karena setiap pagi Kalapas bersama petugas datang langsung menyapa dan menanyakan keadaan kami. Kalau ada yang sakit langsung diperiksa oleh tim kesehatan, sementara keluhan lainnya juga didengarkan. Kami merasa lebih diperhatikan dan semakin termotivasi untuk menjaga ketertiban serta mengikuti pembinaan dengan baik," ungkap Amat.

Melalui Program Sapa Asih, Lapas Kelas IIB Amuntai menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan responsif. Program ini diharapkan mampu memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan kesehatan, sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, sehat, tertib, dan kondusif sebagai wujud nyata implementasi Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.
Komentar

Tampilkan

  • Gusti Iskandarsyah Pimpin Langsung Tim Gabungan Amuntai Sisir Blok Lewat Sapa Asih
  • 0

Berita Terkini

Iklan