Iklan 1060x90

Lapas Kotabaru Intensifkan Program SAPA KASIH Demi Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib

Syifa W.
Minggu, Juli 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-26T00:15:53Z

MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembali melaksanakan Program SAPA KASIH (Salam Pantau Keamanan dan Kepatuhan Kesehatan) sebagai upaya memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau dengan baik, Sabtu (25/07). Kegiatan yang merupakan program unggulan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari dengan mengedepankan pendekatan humanis.

Pelaksanaan SAPA KASIH dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Umum, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, serta Kasubsi Keamanan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran pejabat menyapa Warga Binaan secara langsung di blok hunian, memberikan arahan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengingatkan untuk selalu mematuhi tata tertib yang berlaku di dalam Lapas.

Selain membangun komunikasi yang baik, petugas juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan Warga Binaan melalui pemeriksaan kesehatan dasar dan identifikasi terhadap warga binaan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sebagai bagian dari langkah deteksi dini, jajaran turut melakukan pengecekan kondisi besi teralis pada blok hunian guna memastikan sarana pengamanan tetap dalam kondisi baik.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, mengatakan bahwa Program SAPA KASIH menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan pelayanan kepada Warga Binaan berjalan secara optimal.

“SAPA KASIH tidak hanya berorientasi pada deteksi dini gangguan keamanan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik dengan Warga Binaan. Melalui kegiatan ini, kami dapat mengetahui secara langsung kondisi kesehatan, kebutuhan, serta berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti, sehingga tercipta lingkungan Lapas yang aman, sehat, dan kondusif,” ujar Doni.

Salah seorang Warga Binaan mengaku merasa diperhatikan melalui pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran petugas yang menyapa secara langsung dan menanyakan kondisi kesehatan memberikan semangat serta rasa nyaman selama menjalani masa pembinaan.

“Petugas tidak hanya mengecek keamanan, tetapi juga menanyakan kondisi kami dan memberikan motivasi. Kami merasa lebih diperhatikan dan diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan serta mematuhi aturan yang ada,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Program SAPA KASIH secara berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat budaya pemasyarakatan yang mengedepankan keamanan, pelayanan, dan pembinaan secara seimbang. Pendekatan humanis tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, sehat, sekaligus mendukung keberhasilan proses pembinaan bagi seluruh Warga Binaan.
Komentar

Tampilkan

  • Lapas Kotabaru Intensifkan Program SAPA KASIH Demi Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib
  • 0

Berita Terkini

Iklan