Iklan 1060x90

Pertimbangkan Perilaku dan Disiplin, Rutan Rantau Gelar Sidang TPP Pengusulan Tamping

Syifa W.
Sabtu, Agustus 08, 2026 WIB Last Updated 2026-08-08T06:00:02Z

MediaJawa – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Jumat (07/08), bertempat di Aula Rutan Rantau. Sidang dipimpin oleh Ketua Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Darmawan Saputra dan dihadiri Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, serta enam anggota TPP. Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan dalam memberikan rekomendasi terhadap warga binaan yang diusulkan sebagai tahanan pendamping (tamping).

Sidang TPP dilaksanakan melalui pembahasan dan penilaian terhadap usulan tiga orang warga binaan yang akan diangkat sebagai tamping. Proses penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti perilaku selama menjalani masa pidana, kepatuhan terhadap tata tertib, keaktifan mengikuti program pembinaan, serta kesiapan untuk membantu pelaksanaan tugas-tugas pendukung di lingkungan Rutan. Seluruh pembahasan dilakukan secara musyawarah oleh anggota TPP sebelum menghasilkan rekomendasi akhir.

Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan bahwa Sidang TPP merupakan tahapan penting untuk memastikan setiap keputusan yang diambil didasarkan pada penilaian yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. "Penetapan warga binaan sebagai tamping bukan merupakan hak, melainkan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada mereka yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif, disiplin, serta komitmen mengikuti program pembinaan. Oleh karena itu, setiap usulan harus melalui proses penilaian yang cermat dan profesional," ujar Renaldi.

Ketua Sidang TPP, Darmawan Saputra, menjelaskan bahwa setiap usulan dibahas secara menyeluruh dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan transparansi. "Tim Pengamat Pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memberikan rekomendasi berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi yang komprehensif. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan sehingga keputusan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi warga binaan yang bersangkutan," ungkap Darmawan.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Muhammad Khadafi Al Faruq, menambahkan bahwa keberadaan tamping diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan sehari-hari di dalam Rutan tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban. "Warga binaan yang diberikan kepercayaan sebagai tamping harus mampu menjadi teladan bagi warga binaan lainnya serta senantiasa menjaga disiplin dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku. Dengan demikian, pelaksanaan pembinaan maupun pengamanan di Rutan dapat berjalan lebih optimal," tutup Khadafi.
Komentar

Tampilkan

  • Pertimbangkan Perilaku dan Disiplin, Rutan Rantau Gelar Sidang TPP Pengusulan Tamping
  • 0

Berita Terkini

Iklan