Iklan 1060x90

Pojok Baca Lapas Kotabaru Jadi Ruang Belajar Mandiri Warga Binaan

Hadi A.
Sabtu, Agustus 08, 2026 WIB Last Updated 2026-08-08T03:30:28Z

MediaJawa – Upaya meningkatkan kualitas pembinaan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru, salah satunya dengan mengoptimalkan pemanfaatan Pojok Baca sebagai sarana literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (07/08). Fasilitas tersebut menjadi ruang belajar yang mendorong warga binaan memanfaatkan waktu luang secara produktif melalui kegiatan membaca.

Setiap hari, Pojok Baca dimanfaatkan oleh warga binaan untuk membaca berbagai koleksi buku yang tersedia, mulai dari buku keagamaan, pengembangan diri, pengetahuan umum, keterampilan, hingga buku-buku motivasi. Aktivitas membaca menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar secara mandiri selama menjalani masa pidana.

Selain memberikan akses terhadap bahan bacaan, keberadaan Pojok Baca juga menjadi media bagi warga binaan untuk membangun pola pikir yang lebih positif. Melalui kebiasaan membaca, mereka didorong untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir, memperkaya pengetahuan, serta mempersiapkan diri agar lebih siap beradaptasi ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan bahwa literasi merupakan salah satu unsur penting dalam proses pembinaan karena mampu membuka wawasan dan membentuk karakter yang lebih baik.

“Kami ingin menciptakan lingkungan pembinaan yang mendorong warga binaan untuk terus belajar dan berkembang. Pojok Baca menjadi salah satu fasilitas yang kami hadirkan agar mereka memiliki kesempatan memperluas pengetahuan, meningkatkan kualitas diri, serta membangun kebiasaan positif yang akan bermanfaat setelah kembali ke masyarakat,” ujar Doni.

Salah seorang Warga Binaan berinisial I mengaku kehadiran Pojok Baca memberikan manfaat yang besar selama menjalani masa pembinaan.

“Saya sering memanfaatkan waktu luang untuk membaca. Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan, dan buku-buku yang tersedia juga memberikan motivasi agar saya tetap semangat memperbaiki diri. Kegiatan ini membuat waktu terasa lebih bermanfaat dan menambah bekal untuk masa depan,” ungkapnya.

Melalui optimalisasi Pojok Baca, Lapas Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat pembinaan berbasis literasi sebagai bagian dari proses pemasyarakatan. Diharapkan budaya membaca yang terus ditumbuhkan mampu melahirkan warga binaan yang lebih berpengetahuan, berkarakter, dan siap kembali menjadi pribadi yang produktif serta bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Komentar

Tampilkan

  • Pojok Baca Lapas Kotabaru Jadi Ruang Belajar Mandiri Warga Binaan
  • 0

Berita Terkini

Iklan