Iklan 1060x90

Tingkatkan Kemandirian, Warga Binaan Perempuan Lapas Amuntai Tekuni Usaha Telur Asin

Senin, Agustus 24, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T05:57:37Z

MediaJawa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus menghadirkan kegiatan pembinaan kemandirian yang produktif bagi warga binaan. Kali ini, warga binaan perempuan melaksanakan pembuatan telur asin berbahan dasar telur bebek sebanyak 120 butir.

Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian diarahkan agar warga binaan memiliki keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomis.

“Kami ingin setiap kegiatan pembinaan memberikan manfaat nyata. Pembuatan telur asin ini merupakan keterampilan yang sederhana, tetapi memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha produktif ketika warga binaan kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemilihan dan pembersihan telur bebek, penyiapan bahan pengasinan, hingga pelapisan telur menggunakan adonan khusus untuk selanjutnya melalui proses pemeraman. Seluruh tahapan dikerjakan bersama oleh warga binaan perempuan dengan pendampingan petugas.

Selain menjadi aktivitas positif selama menjalani masa pidana, pembuatan telur asin juga menjadi sarana untuk memberikan keterampilan sederhana yang dapat dikembangkan sebagai peluang usaha setelah warga binaan kembali ke masyarakat.

Salah satu warga binaan perempuan berinisial M mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Kami belajar langsung bagaimana proses membuat telur asin dari awal. Semoga keterampilan ini nantinya bisa menjadi bekal untuk membuka usaha kecil setelah bebas,” ungkap M.

Melalui pengolahan 120 butir telur bebek menjadi telur asin, Lapas Amuntai terus berkomitmen membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai bagian dari proses pembinaan dan persiapan reintegrasi sosial.
Komentar

Tampilkan

  • Tingkatkan Kemandirian, Warga Binaan Perempuan Lapas Amuntai Tekuni Usaha Telur Asin
  • 0

Berita Terkini

Iklan