Jamin Sanitasi dan Kesehatan Hunian, Lapas Kotabaru Rapatkan Ketersediaan Air
MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru menggelar rapat pembahasan ketersediaan dan pengelolaan air bersih di lingkungan Lapas, Kamis (01/10/2026). Rapat diikuti jajaran pejabat struktural sebagai bagian dari upaya memastikan kebutuhan air bersih bagi Warga Binaan dan operasional Lapas tetap terpenuhi.
Pembahasan dilakukan untuk melihat kondisi ketersediaan air bersih, kebutuhan penggunaan air di sejumlah area, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi. Aspek pemeliharaan sarana dan prasarana pendukung juga menjadi bagian dari perhatian dalam rapat tersebut.
Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari di dalam Lapas. Selain untuk kebutuhan Warga Binaan, air juga diperlukan untuk mendukung kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, kegiatan pembinaan, serta operasional petugas.
Dalam rapat tersebut, jajaran pejabat struktural melakukan koordinasi untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi kendala yang dapat memengaruhi ketersediaan air bersih. Langkah tindak lanjut kemudian diarahkan agar pengelolaan air dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Ricky Wirando selaku Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru menegaskan bahwa ketersediaan air bersih harus menjadi perhatian bersama.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipastikan ketersediaannya. Karena itu, kita perlu melakukan pengecekan dan koordinasi secara rutin agar apabila terdapat kendala dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. Pengelolaan air juga harus dilakukan secara tertib dan efisien,” ujar Ricky.
Menurutnya, koordinasi antarbagian diperlukan agar kebutuhan air dapat dipantau secara menyeluruh, mulai dari sumber air, penampungan, distribusi, hingga pemanfaatannya di lingkungan Lapas.
Rapat tersebut juga menjadi bagian dari upaya jajaran Lapas Kotabaru untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sarana dan prasarana. Dengan koordinasi yang dilakukan secara berkala, potensi gangguan terhadap kebutuhan air bersih diharapkan dapat diantisipasi lebih awal.
Melalui rapat dan evaluasi berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Kotabaru berkomitmen memastikan ketersediaan air bersih sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar Warga Binaan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang bersih, sehat, dan kondusif.
Baca Juga:
