Menikmati Senja Sambil Berdialog, Bupati Kukar dan Forkopimda Dukung Program Pembinaan Lapas Tenggarong
MediaJawa — Suasana senja di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) PASTARUNG Lapas Kelas IIA Tenggarong terasa istimewa dengan kehadiran Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutai Kartanegara. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung potensi SAE PASTARUNG sebagai ruang pembinaan yang produktif sekaligus sarana yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Di tengah suasana yang santai dan penuh keakraban, SAE PASTARUNG memperlihatkan bahwa lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pembinaan di dalam lapas, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang edukasi, pemberdayaan, dan interaksi positif dengan masyarakat.
Melalui semangat SIMPUL BERDAYA, Lapas Kelas IIA Tenggarong terus berupaya mengoptimalkan potensi sarana asimilasi dan edukasi sebagai bagian dari pembinaan warga binaan. Berbagai kegiatan produktif yang dikembangkan di SAE PASTARUNG diharapkan mampu menumbuhkan keterampilan, kemandirian, kreativitas, serta kesiapan warga binaan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Kehadiran Bupati Kukar bersama jajaran Forkopimda juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan bahwa program pembinaan pemasyarakatan memiliki ruang kolaborasi yang luas dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan program yang tidak hanya mendukung keberhasilan pembinaan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi lingkungan sekitar.
Lebih dari sekadar tempat pembinaan, SAE PASTARUNG diarahkan menjadi ruang yang menghubungkan proses perubahan warga binaan dengan kehidupan masyarakat. Melalui pengembangan fasilitas dan kegiatan yang tepat, keberadaan SAE diharapkan dapat menghadirkan suasana yang terbuka, produktif, dan memberikan pengalaman positif bagi masyarakat yang berkunjung.
Momentum menikmati senja bersama Bupati dan jajaran Forkopimda ini menjadi gambaran bahwa pemasyarakatan merupakan bagian dari kehidupan sosial yang membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak. Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan upaya Lapas Kelas IIA Tenggarong untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan.
Melalui SIMPUL BERDAYA, Lapas Kelas IIA Tenggarong berkomitmen untuk terus mengembangkan SAE PASTARUNG sebagai ruang tumbuhnya potensi, penguatan kemandirian, dan perluasan manfaat pembinaan. Harapannya, keberadaan SAE PASTARUNG tidak hanya dirasakan oleh warga binaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin baik antara pemasyarakatan dan masyarakat.
Baca Juga:
