Perkuat E-PASPRO, Lapas Kotabaru Gandeng Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru
MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan koordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru pada Senin (26/10/2026) terkait pengembangan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui E-PASPRO (Ekosistem Pemasyarakatan Produktif). Koordinasi ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam mengoptimalkan potensi perikanan sebagai salah satu bidang kegiatan produktif bagi warga binaan.
Program E-PASPRO diarahkan untuk mengintegrasikan potensi yang dimiliki Lapas dengan dukungan pihak terkait guna mendorong kegiatan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Dalam bidang perikanan, koordinasi dengan Dinas Perikanan diharapkan dapat mendukung pengembangan kegiatan budidaya, peningkatan keterampilan teknis, serta pengelolaan hasil produksi agar memiliki nilai manfaat dan ekonomi.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Imam Sapto Riadi, menyampaikan bahwa penguatan pembinaan kemandirian memerlukan kolaborasi dengan instansi yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya. “Melalui koordinasi ini, kami berharap program E-PASPRO dapat semakin terarah dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Dukungan dari Dinas Perikanan sangat penting untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan warga binaan, khususnya dalam kegiatan budidaya perikanan, sehingga mereka memiliki bekal kemandirian dan peluang untuk mengembangkan usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru, Zaenal Arifin, menyambut baik upaya Lapas Kotabaru dalam mengembangkan pembinaan kemandirian melalui sektor perikanan. “Kami mengapresiasi langkah Lapas Kotabaru yang berupaya memberikan keterampilan produktif kepada warga binaan. Sektor perikanan memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kegiatan budidaya yang terencana dan sesuai dengan kondisi yang tersedia. Kami berharap koordinasi ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang memberikan manfaat, baik dalam peningkatan keterampilan maupun pengembangan kegiatan perikanan yang produktif,” ungkapnya.
Koordinasi tersebut juga menjadi kesempatan untuk membahas potensi dukungan teknis dan pendampingan sesuai kebutuhan program. Dengan adanya sinergi bersama Dinas Perikanan, kegiatan pembinaan diharapkan tidak hanya berorientasi pada proses belajar, tetapi juga mendorong produktivitas, pengelolaan hasil budidaya, serta pemahaman warga binaan terhadap peluang usaha di bidang perikanan.
Lapas Kelas IIA Kotabaru terus berupaya mengembangkan pembinaan kemandirian yang relevan dengan potensi daerah dan kebutuhan warga binaan. Melalui E-PASPRO, kolaborasi dengan pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan kegiatan produktif, meningkatkan keterampilan warga binaan, serta mendukung kesiapan mereka untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Baca Juga:
