Perkuat Ikatan Kekeluargaan, Kemenimipas Tunjukkan Empati Nyata Lewat Bantuan Bencana Karhutla


MediaJawa — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-2, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Yan Rusmanto, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Nurudin, didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa, menyalurkan bantuan sosial kepada lima pegawai Lapas Tenggarong yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan di kediaman salah satu pegawai Lapas Kelas IIA Tenggarong yang terdampak karhutla dan terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, **Agus Andrianto**. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian dan solidaritas Kemenimipas terhadap pegawai yang mengalami musibah, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti ke-2.

Bantuan sosial yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban para pegawai beserta keluarga dalam menghadapi dampak bencana. Selain bantuan materiil, perhatian dan dukungan yang diberikan juga menjadi penguat moral bagi pegawai agar tetap tabah dan mampu melewati masa sulit bersama keluarga.

Kehadiran pimpinan wilayah di tengah pegawai terdampak mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang menjadi bagian penting dari pengabdian insan Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, hubungan kekeluargaan di lingkungan kerja diharapkan semakin kuat, dengan menumbuhkan kesadaran bahwa setiap pegawai merupakan bagian penting dari keluarga besar Kemenimipas.

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa, turut mendampingi penyaluran bantuan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi jajarannya. Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat kepada para pegawai terdampak untuk bangkit dan kembali menjalankan aktivitas secara bertahap setelah menghadapi musibah.

Peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-2 tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga untuk meneguhkan nilai kemanusiaan, empati, dan gotong royong di lingkungan kementerian.

Kemenimipas hadir untuk mengabdi sekaligus saling menguatkan. Melalui kepedulian nyata kepada pegawai yang terdampak bencana, semangat solidaritas diharapkan terus tumbuh menjadi budaya kerja yang humanis, peduli, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Perkuat Ikatan Kekeluargaan, Kemenimipas Tunjukkan Empati Nyata Lewat Bantuan Bencana Karhutla
  • Perkuat Ikatan Kekeluargaan, Kemenimipas Tunjukkan Empati Nyata Lewat Bantuan Bencana Karhutla
  • Perkuat Ikatan Kekeluargaan, Kemenimipas Tunjukkan Empati Nyata Lewat Bantuan Bencana Karhutla
  • Perkuat Ikatan Kekeluargaan, Kemenimipas Tunjukkan Empati Nyata Lewat Bantuan Bencana Karhutla
  • Perkuat Ikatan Kekeluargaan, Kemenimipas Tunjukkan Empati Nyata Lewat Bantuan Bencana Karhutla
  • Perkuat Ikatan Kekeluargaan, Kemenimipas Tunjukkan Empati Nyata Lewat Bantuan Bencana Karhutla