Tingkatkan Kreativitas WBP, Lapas Kotabaru Gelar Pembinaan Prakarya Pembuatan Perahu
MediaJawa – Rabu (14/10), warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabaru melaksanakan kegiatan prakarya pembuatan perahu sebagai bagian dari pembinaan kemandirian. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, melatih keterampilan tangan, serta mendorong warga binaan menghasilkan karya yang memiliki nilai seni.
Dalam proses pengerjaannya, warga binaan melakukan sejumlah tahapan, mulai dari menyiapkan bahan, membentuk bagian-bagian perahu, merangkai komponen, hingga menyempurnakan bentuk sesuai desain yang dikerjakan. Setiap tahapan membutuhkan ketelitian dan kesabaran agar hasil prakarya terlihat rapi.
Petugas Pembina Kemandirian, Icho Marselawati, menyampaikan bahwa kegiatan prakarya memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri melalui aktivitas kreatif dan produktif. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran untuk membangun kebiasaan bekerja secara teliti dan bertanggung jawab.
“Melalui prakarya pembuatan perahu, warga binaan dapat mengasah kreativitas sekaligus mempelajari keterampilan baru. Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman yang bermanfaat, sehingga mereka semakin percaya diri untuk mengembangkan kemampuan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Icho Marselawati.
Selain melatih keterampilan tangan, pembuatan prakarya perahu juga mengajarkan pentingnya ketekunan dalam menyelesaikan pekerjaan. Proses pengerjaan yang bertahap membantu warga binaan memahami bahwa sebuah karya yang baik membutuhkan perencanaan, ketelitian, dan kesungguhan.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong warga binaan untuk terus mengeksplorasi ide dan mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing. Hasil prakarya juga menjadi bentuk nyata dari proses belajar dan kreativitas yang tumbuh selama mengikuti pembinaan.
Lapas Kotabaru terus berupaya menghadirkan kegiatan pembinaan kemandirian yang mendorong warga binaan untuk berkarya dan meningkatkan keterampilan. Melalui prakarya pembuatan perahu, diharapkan tumbuh semangat produktif yang dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Baca Juga:
