Bentuk Karakter Berakhlak Mulia, WBP Lapas Amuntai Khidmat Ikuti Pembinaan Keagamaan
MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus mengoptimalkan pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan bagi Warga Binaan. Salah satunya dilaksanakan melalui pembacaan Surah Yasin, dzikir, dan sholat dhuha berjamaah yang diikuti oleh Warga Binaan kamar 13 dan 14 sesuai jadwal pembinaan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Warga Binaan mengikuti rangkaian ibadah yang diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan dzikir bersama. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib sebagai bentuk kesungguhan dalam menjalankan ibadah sekaligus memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang bernilai positif.
Melalui kegiatan ini, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk memperkuat hubungan spiritual serta menenangkan hati dan pikiran. Pembacaan Surah Yasin dan dzikir bersama diharapkan dapat menumbuhkan ketenangan batin, meningkatkan kesadaran diri, serta menjadi sarana introspeksi untuk memperbaiki sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter Warga Binaan. “Kami berharap melalui kegiatan pembacaan Yasin, dzikir, dan sholat dhuha berjamaah ini, Warga Binaan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat hati, dan menumbuhkan semangat menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gusti Iskandarsyah menegaskan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan dilaksanakan secara terjadwal agar dapat diikuti oleh seluruh Warga Binaan. Melalui pembagian jadwal berdasarkan kamar hunian, termasuk kamar 13 dan 14, pelaksanaan pembinaan diharapkan berjalan lebih tertib dan optimal. Ia juga mengajak Warga Binaan untuk menjadikan kegiatan ibadah sebagai kebiasaan positif yang terus dilaksanakan, bukan hanya ketika mengikuti program pembinaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Amuntai berharap Warga Binaan dapat semakin mendalami nilai-nilai keagamaan serta menjadikannya sebagai pedoman dalam memperbaiki diri. Pembinaan kepribadian melalui kegiatan ibadah ini menjadi wujud komitmen Lapas Amuntai dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, guna membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, serta siap kembali ke tengah masyarakat.
Baca Juga:
