MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Martapura melakukan peresmian Kindai Lapermata yang pada hari Rabu (12/11). Acara peresmian tempat yang menjadi showcase produk unggulan Warga Binaan ini dibuka dengan penampilan seni dari Warga Binaan Lapas Perempuan Martapura.
Tiga orang Warga Binaan LPP Martapura tampil membawakan Tari Sambut Radap Rahayu, yaitu tarian dari daerah Kalimantan Selatan yang dipersembahkan khusus untuk menyambut dan menghormati para tamu undangan yang hadir. Penampilan tersebut berlangsung penuh semangat dan kompak di lokasi Café Kindai Lapermata.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan bahwa pementasan ini bukan sekadar hiburan, melainkan demonstrasi nyata dari hasil pembinaan keterampilan seni dan budaya yang intensif diberikan kepada WBP. "Tari sambut Radap Rahayu ini ditampilkan sebagai wujud penghormatan kami kepada seluruh tamu undangan. Lebih dari itu, tarian ini membuktikan bahwa Warga Binaan kami telah memanfaatkan masa pidana mereka untuk mengasah bakat dan keterampilan, menunjukkan keberhasilan program pembinaan yang kami jalankan," ujar Evi Loliancy.
Dalam persiapannya, Tari Sambut Radap Rahayu ini dibawakan oleh Warga Binaan di bawah bimbingan dan pengawasan dari petugas pembina dan pelatih seni yang kompeten. Tampilan ini sejalan dengan filosofi Kindai LPP Martapura sebagai 'Lumbung' yang menyimpan dan memamerkan berbagai hasil karya dan kemandirian dari Warga Binaan.




