MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Martapura kembali menggelar kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang ditujukan bagi bayi dan balita keluarga warga binaan, warga binaan hamil, warga binaan lanjut usia (lansia), serta bayi dan balita. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (27/11) berlangsung di Aula Lapas Perempuan Martapura.
Kepala lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, mengharapkan dengan terselenggara nya kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup serta meningkatkan kesadaran perilaku hidup sehat dari warga binaan di Lapas perempuan kelas II A Martapura.
"Kesehatan adalah hak mendasar. Melalui Posyandu, kami memastikan bahwa seluruh Warga Binaan, khususnya lansia, serta ibu dan anak, mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin, imunisasi, dan edukasi gizi yang memadai. Ini adalah bagian dari upaya kami mewujudkan layanan publik yang PRIMA," ujar Evi Loliancy.
Kegiatan posyandu kali ini terselenggara berkat kerja sama antara Lapas Perempuan Martapura dengan Puskesmas Martapura 01. Sebanyak lima orang warga binaan turut dilibatkan sebagai kader posyandu, membantu pelaksanaan kegiatan secara mandiri dan terstruktur.
Salah satu warga binaan yang telah lanjut usia, S, mengucapkan terima kasih atas layanan yang sudah diberikan. "Alhamdulillah, kami para ibu lansia di sini merasa diperhatikan. Tadi kami mendapat penjelasan tentang cara menjaga kesehatan di usia saat ini," ujar S.
Peserta kegiatan terdiri dari bayi dan balita keluarga warga binaan, satu orang warga binaan yang sedang hamil, 13 orang warga binaan lansia, serta anak-anak dari petugas pemasyarakatan. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya antusiasme dan kepedulian terhadap kesehatan diri maupun keluarga.
Kegiatan dimulai dengan penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh petugas kesehatan. Penyuluhan tersebut dilanjutkan dengan praktik cuci tangan enam langkah yang diikuti oleh para warga binaan lansia. Setelah sesi edukasi, kegiatan berlanjut pada rangkaian pemeriksaan posyandu, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, lingkar lengan kiri, hingga pencatatan hasil pemeriksaan pada buku KIA.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Martapura berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh warga binaannya dan keluarga, sekaligus memperkuat peran posyandu sebagai upaya promotif dan preventif di lingkungan pemasyarakatan.




