MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan pemeriksaan dan skrining kesehatan terhadap tahanan baru sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan, Selasa (27/1). Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas kesehatan lapas guna memastikan setiap tahanan baru berada dalam kondisi sehat serta meminimalkan risiko penularan penyakit di lingkungan lapas.
Skrining kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, riwayat penyakit, serta wawancara singkat terkait keluhan kesehatan. Kegiatan ini menjadi prosedur awal yang wajib dilalui oleh setiap tahanan baru sebelum menjalani proses pembinaan lebih lanjut di dalam lapas.
Petugas Kesehatan Lapas Kotabaru, Baihaqi Saputra, menjelaskan bahwa skrining ini sangat penting sebagai langkah preventif. “Pemeriksaan ini kami lakukan untuk mendeteksi sejak dini adanya gangguan kesehatan atau potensi penyakit menular, sehingga dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar Baihaqi.
Ia menambahkan, hasil skrining juga menjadi dasar bagi petugas kesehatan untuk menentukan tindak lanjut layanan kesehatan yang diperlukan. “Dengan skrining awal, kami dapat memetakan kondisi kesehatan tahanan baru dan memberikan penanganan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Sementara itu, Kalapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan bagian penting dari pemenuhan hak tahanan. “Skrining kesehatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan yang humanis dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga kesehatan bersama di lingkungan lapas,” tegasnya.
Kalapas juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan penerapan layanan PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel). “Melalui layanan PRIMA, kami terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan akuntabel demi mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif,” pungkasnya.




