MediaJawa - Lapas Kelas IIB Amuntai menggandeng peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk turut mendukung pelaksanaan pelayanan dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Keterlibatan peserta magang ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi kinerja serta peningkatan kualitas pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat.
Selama menjalani program magang, peserta Kemnaker terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari membantu administrasi perkantoran, pelayanan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), pelayanan kunjungan warga binaan, hingga mendukung kegiatan perawatan dan pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Selain itu, peserta magang juga ikut berperan dalam penataan dan kebersihan lingkungan Lapas Amuntai dengan tetap berada di bawah pendampingan petugas.
Program magang ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta untuk memahami sistem kerja di lingkungan pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pelayanan publik. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, peserta magang diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta etika kerja sebagai bekal menghadapi dunia kerja ke depan.
Keberadaan peserta magang Kemnaker dinilai memberikan dampak positif terhadap kelancaran pelaksanaan tugas di Lapas Amuntai. Dukungan tenaga tambahan ini membantu optimalisasi pelayanan, terutama pada sektor administrasi, pelayanan kunjungan, serta perawatan WBP yang membutuhkan ketelitian dan ketepatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa kehadiran peserta magang Kemnaker sangat membantu dalam menunjang tugas-tugas pelayanan dan pembinaan. Menurutnya, program ini memberikan manfaat timbal balik, baik bagi peserta magang maupun bagi Lapas Amuntai. “Kami berharap peserta magang dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar, menambah pengalaman kerja, serta memahami secara langsung tugas dan fungsi pemasyarakatan,” ujarnya.




