MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru menerima kunjungan Koordinator Wilayah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kotabaru dalam rangka monitoring dan koordinasi pelaksanaan program MBG, Rabu (25/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan dan kesesuaian pelaksanaan program di lapangan.
Rombongan dipimpin oleh Erwin Maulana selaku Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Kotabaru, bersama Evita Sari (Bidang Pemantauan dan Pengawasan MBG Kab. Kotabaru), Lia Hermina (Koordinator Kecamatan Pulau Laut Utara), serta Sheila Muntia (Asisten Lapangan SPPG). Kedatangan tim disambut langsung oleh Kepala Lapas beserta pejabat struktural.
Kegiatan diawali dengan paparan singkat dari jajaran Lapas terkait pelaksanaan program MBG, capaian kegiatan yang telah berjalan, serta sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi dan koordinasi bersama guna mendukung kelancaran program ke depan.
Setelah sesi diskusi, Koordinator Wilayah MBG bersama tim didampingi Kalapas dan pejabat struktural melakukan peninjauan langsung terhadap rencana area pembangunan yang akan digunakan dalam pelaksanaan program MBG. Monitoring ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana sesuai standar yang ditetapkan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kotabaru Doni Handriansyah menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan dukungan maksimal terhadap program tersebut. “Monitoring ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan fasilitas yang kami sediakan benar-benar mendukung pelaksanaan MBG secara optimal dan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah MBG Erwin Maulana menegaskan pentingnya koordinasi berkelanjutan. “Kami melakukan pemantauan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar, serta memperkuat sinergi antara pelaksana program dan pihak Lapas,” jelasnya.
Kegiatan ini selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 serta mendukung pelayanan P R I M A (Profesional, Responsif, Integritas, Melayani, dan Akuntabel) dalam pelaksanaan program strategis nasional di lingkungan pemasyarakatan.




