Mediajawa – Suasana khidmat menyelimuti momen Safari Ramadan 1447H di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura, Kamis (26/2). Dalam kegiatan ini, para Warga Binaan menunjukkan keberhasilan program pembinaan kepribadian melalui penampilan seni religi yang memukau di hadapan jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan.
Penampilan dimulai dengan lantunan syair Habsyi yang harmonis, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta Tilawatil Qur’an. Aksi ini menjadi bukti nyata adanya transformasi positif dan peningkatan kualitas spiritual bagi para Warga Binaan meskipun berada di dalam balik jeruji.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menjelaskan tentang pentingnya nilai-nilai spiritual dalam proses pemasyarakatan.
"Melalui momentum Ramadan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan kepribadian berjalan dengan maksimal. Kami meyakini melalui arahan pimpinan, kami dan jajaran semakin memahami pentingnya menjaga komitmen dan profesionalisme yang humanis serta berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan. Semoga kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan di antara kita semua," ujar Evi Loliancy.
Salah satu Warga Binaan berinisial D, yang tergabung dalam tim Habsyi, mengungkapkan rasa syukurnya atas ruang kreatif yang diberikan pihak Lapas.
"Pembinaan yang diterima di LPP Martapura memberikan ruang bagi kami, para Warga Binaan, untuk memperbaiki diri secara spiritual dan mental, serta dapat terus berkarya dan menunjukkan hasil karya kami," tuturnya dengan bangga.
Rangkaian Safari Ramadan ini diakhiri dengan pembacaan doa khidmat, buka puasa bersama, dan salat berjamaah antara pimpinan, petugas, serta para Warga Binaan. Momen ini mempertegas bahwa pembinaan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama selama bulan suci Ramadan.
- LPP Martapura




