MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru mengikuti kegiatan Community of Practice (CoP) Pengadaan Barang/Jasa KOMPAK-PRIMA (Konsolidasi Manajemen Pengadaan Barang/Jasa – Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel) Seri I secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (12/3). Kegiatan ini mengangkat tema “Solusi Percepatan Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Pengadaan Rancang Bangun (Design and Build)”.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (SDM PPBJ). Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (UKPBJ Kemenimipas) bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusbangkom BPSDM) menghadirkan wadah diskusi yang bertujuan memperkuat pemahaman serta kapasitas pengelola pengadaan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Diskusi interaktif ini diselenggarakan oleh Biro Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan dihadiri langsung oleh Kepala Biro BMN, Hidayat, beserta jajaran Bagian Pengadaan Barang/Jasa. Kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Pekerjaan Umum yang memaparkan strategi percepatan pelaksanaan pengadaan jasa konstruksi melalui metode rancang bangun (design and build).
Kegiatan tersebut menjangkau seluruh ekosistem pengadaan di tingkat satuan kerja, mulai dari Kepala Satuan Kerja (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kepala Bagian dan Kasubbag Tata Usaha, Bendahara, tim teknis pendukung, Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) PPBJ, hingga para pelaku pengadaan lainnya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selain sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan kompetensi manajerial dan teknis bagi para peserta. Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan secara penuh memperoleh sertifikat resmi dari BPSDM Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan ekuivalensi 3 Jam Pelajaran (JP).
Kalapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan Community of Practice ini sangat penting dalam meningkatkan pemahaman serta kompetensi aparatur dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa di satuan kerja.
“Kegiatan ini memberikan wawasan baru terkait strategi percepatan pengadaan jasa konstruksi yang efektif dan akuntabel. Melalui forum diskusi seperti ini, diharapkan pengelolaan pengadaan di satuan kerja dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pengelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan semakin meningkatkan kompetensi serta mampu mengimplementasikan praktik pengadaan yang profesional, responsif, berintegritas, modern, dan akuntabel.




