MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan perawatan tanaman selada hidroponik di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (13/3). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal serta menjaga kualitas hasil panen.
Perawatan dilakukan secara rutin oleh Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian, dengan pendampingan petugas. Kegiatan tersebut meliputi pengecekan nutrisi air, pembersihan instalasi hidroponik, serta pemantauan kondisi tanaman agar tetap tumbuh sehat hingga masa panen.
Kalapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan perawatan tanaman ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.
“Kegiatan ini tidak hanya menjaga kualitas hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi ketika kembali ke masyarakat,” ujar Doni.
Salah seorang Warga Binaan berinisial S mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman dan pengetahuan baru di bidang pertanian hidroponik.
“Kami belajar mulai dari menanam, merawat hingga memanen sayuran. Kegiatan ini membuat kami lebih produktif dan memiliki bekal keterampilan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif dan bermanfaat bagi Warga Binaan, sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan keterampilan kerja yang dapat menunjang kemandirian mereka di masa depan.




