MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan razia dan penggeledahan blok hunian warga binaan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) unsur TNI dan Polri sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus penguatan pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Senin (25/5).
Kegiatan yang dipimpin oleh Ka. KPLP, Ricky Wirando, dilaksanakan pada blok hunian K1 hingga K3 dengan melibatkan jajaran pengamanan serta petugas terkait. Razia dilakukan secara menyeluruh melalui pemeriksaan badan, kamar hunian, dan barang-barang milik warga binaan guna mengantisipasi masuk maupun beredarnya barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut penguatan pengamanan dan pemberantasan HALINAR sesuai arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, sekaligus implementasi deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak sesuai ketentuan, di antaranya dua unit handphone, satu gunting, sembilan sendok stainless, tujuh korek gas, enam botol kaca, empat paku, empat pinset, satu terminal listrik, serta satu piring kaca. Seluruh barang hasil temuan kemudian dilakukan penyitaan, pendataan, dan akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan bahwa razia rutin dan insidentil menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta komitmen pemberantasan HALINAR.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan agar seluruh jajaran terus meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, dan pemberantasan HALINAR. Kami tidak memberi ruang terhadap barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” tegas Doni.
Ia menambahkan, sinergi dengan APH menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengawasan sekaligus memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan kondusif.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Melalui razia yang dilaksanakan secara intensif, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari HALINAR.




