MediaJawa – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Kemandirian (UMKM) bagi warga binaan melalui program pembuatan Telur Asin RuRa, Sabtu (16/05). Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Rutan Kelas IIB Rantau ini menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan selama menjalani masa pidana.
Pelaksanaan Pembinaan Kemandirian (UMKM) tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), khususnya dalam penguatan program pembinaan yang produktif dan bermanfaat. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk mempelajari proses pembuatan telur asin mulai dari tahap pemilihan bahan, pengolahan, hingga proses penyimpanan dengan standar kebersihan yang baik.
Kegiatan diikuti oleh warga binaan pekerja Rutan Kelas IIB Rantau dan berlangsung dengan pengawasan langsung oleh pegawai pembina. Selain memberikan keterampilan praktis, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan semangat kerja bagi warga binaan agar memiliki bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat nantinya.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan kualitas pembinaan di lingkungan rutan. “Kegiatan pembuatan Telur Asin RuRa ini merupakan bentuk pembinaan yang tidak hanya mengisi kegiatan warga binaan secara positif, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal usaha setelah bebas nanti,” ujar beliau.
Sementara itu, pegawai yang melakukan pengawasan kegiatan, Noorhikmah mengatakan bahwa warga binaan mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat. “Kami terus melakukan pendampingan agar kegiatan berjalan dengan baik serta memastikan proses pembuatan dilakukan sesuai prosedur. Harapannya keterampilan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan,” ungkapnya.




