Iklan 1060x90

Lapas Kotabaru Implementasikan Pertanian Modern Guna Perkuat Pembinaan Produktif

Syifa W.
Sabtu, Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T09:36:14Z

MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat program pembinaan kemandirian melalui perawatan intensif tanaman selada hidroponik yang dilakukan secara rutin oleh Warga Binaan bersama Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Ahmad Hamirun, Kamis (7/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan pertanian modern berbasis hidroponik sekaligus upaya menjaga kualitas dan produktivitas hasil panen di lingkungan Lapas.

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan melakukan berbagai tahapan perawatan, mulai dari pengecekan kadar nutrisi, pemantauan sirkulasi air, pembersihan instalasi hidroponik, hingga pemeriksaan kondisi tanaman secara berkala. Perawatan yang dilakukan secara konsisten tersebut bertujuan memastikan pertumbuhan selada tetap optimal hingga masa panen.

Program budidaya hidroponik ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam mendukung pembinaan produktif dan penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan hidroponik tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan keterampilan bagi Warga Binaan.

“Melalui program hidroponik ini, kami ingin membangun budaya kerja yang disiplin, produktif, dan bertanggung jawab. Warga Binaan dilatih untuk memahami proses budidaya secara menyeluruh sehingga memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Giatja Lapas Kotabaru, Ahmad Hamirun, menjelaskan bahwa sistem hidroponik dipilih karena efektif diterapkan di lahan terbatas namun tetap mampu menghasilkan tanaman berkualitas.

“Kegiatan ini terus kami optimalkan, baik dari sisi perawatan maupun pengelolaan instalasi. Selain menjaga kualitas hasil panen, program ini juga menjadi media pembelajaran keterampilan pertanian modern yang aplikatif dan bernilai ekonomis,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial R mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami belajar bagaimana merawat tanaman dengan teknik yang benar, mulai dari pengaturan nutrisi sampai menjaga kebersihan instalasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuat kami lebih produktif,” ungkapnya.

Melalui program perawatan selada hidroponik ini, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan keterampilan serta kemandirian Warga Binaan sebagai bekal positif setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Komentar

Tampilkan

  • Lapas Kotabaru Implementasikan Pertanian Modern Guna Perkuat Pembinaan Produktif
  • 0

Berita Terkini

Iklan