Iklan 1060x90

Tas Sasirangan dan Gantungan Ikan Todak Curi Perhatian, Kakanwil Ditjenpas Kalsel Apresiasi Karya Warga Binaan

Hadi A.
Rabu, Mei 20, 2026 WIB Last Updated 2026-05-20T13:31:27Z

MediaJawa — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan bersama rombongan melaksanakan peninjauan galeri hasil karya Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru, Selasa (19/5). Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, beserta jajaran pejabat struktural.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah meninjau berbagai produk hasil pembinaan kemandirian yang dipamerkan di galeri, mulai dari kerajinan tangan, produk olahan, hingga cendera mata khas daerah yang diproduksi oleh Warga Binaan.

Salah satu produk yang menarik perhatian adalah tas sasirangan khas Kotabaru yang menampilkan motif lokal dengan desain modern dan rapi. Selain itu, gantungan kunci berbentuk ikan todak khas Kotabaru juga mendapat apresiasi karena dinilai memiliki nilai kreativitas, ciri khas daerah, dan potensi ekonomi yang baik.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Mulyadi, menyampaikan apresiasinya terhadap hasil karya yang dihasilkan Warga Binaan Lapas Kotabaru. Menurutnya, produk yang dipamerkan menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian berjalan optimal dan mampu menghasilkan karya bernilai jual.

“Produk yang dihasilkan sangat baik dan memiliki identitas lokal yang kuat. Tas sasirangan dan gantungan kunci ikan todak ini menjadi contoh bagaimana pembinaan dapat melahirkan karya kreatif sekaligus mengenalkan ciri khas daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan produk berbasis kearifan lokal perlu terus diperkuat agar hasil karya Warga Binaan semakin kompetitif dan memiliki pasar yang lebih luas.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menjelaskan bahwa galeri hasil karya menjadi etalase pembinaan produktif sekaligus sarana promosi produk unggulan Warga Binaan.

“Kami terus mendorong pembinaan berbasis keterampilan dan kreativitas, termasuk menghadirkan produk khas Kotabaru sebagai identitas karya Warga Binaan. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Doni.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Melalui kunjungan ini, Lapas Kotabaru kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, kreatif, dan bernilai ekonomi, sekaligus mendukung pengembangan UMKM berbasis karya Warga Binaan.
Komentar

Tampilkan

  • Tas Sasirangan dan Gantungan Ikan Todak Curi Perhatian, Kakanwil Ditjenpas Kalsel Apresiasi Karya Warga Binaan
  • 0

Berita Terkini

Iklan