MediaJawa – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2026 secara virtual pada Jumat (12/06). Kegiatan yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh staf pengelolaan dari Aula Lantai Atas Rutan Rantau.
FGD ini diselenggarakan sebagai wadah diskusi dan pertukaran informasi terkait pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung proses evaluasi AKIP yang lebih efektif, efisien, dan berbasis data. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai peluang, tantangan, serta strategi implementasi AI dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kinerja instansi pemerintah.
Partisipasi Rutan Rantau dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi di bidang tata kelola pemerintahan. Dengan memahami pemanfaatan AI dalam proses evaluasi kinerja, diharapkan seluruh jajaran dapat semakin adaptif terhadap transformasi digital yang tengah berkembang di lingkungan birokrasi modern.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa penerapan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence, menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. “Perkembangan teknologi harus mampu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan kinerja organisasi. Melalui kegiatan ini, kami berharap jajaran Rutan Rantau dapat memperoleh wawasan baru terkait penerapan AI sehingga dapat mendukung pengelolaan kinerja yang lebih efektif, terukur, dan akuntabel,” ujar Renaldi.
Sementara itu, Staf Pengelolaan yang mengikuti kegiatan tersebut, Tuti Ariani, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan memberikan pemahaman baru mengenai pemanfaatan AI dalam mendukung proses evaluasi dan pengambilan keputusan berbasis data. “FGD ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran mengenai bagaimana Artificial Intelligence dapat membantu meningkatkan kualitas evaluasi AKIP. Pengetahuan yang diperoleh tentunya dapat menjadi bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pengelolaan kinerja yang lebih baik di lingkungan Rutan Rantau,” tutur Tuti. Dengan mengikuti kegiatan ini, Rutan Rantau menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung transformasi birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berbasis teknologi guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional.




