MediaJawa – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pembuatan Keripik Singkong RuRa. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (08/07) di area produksi Rutan Kelas IIB Rantau ini diikuti oleh Warga Binaan yang telah ditunjuk sebagai pekerja dan berlangsung di bawah pengawasan langsung petugas.
Pembinaan kemandirian tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta kemandirian Warga Binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Seluruh proses produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penggorengan hingga pengemasan, dilaksanakan dengan memperhatikan standar kebersihan dan kualitas produk.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa program UMKM Keripik Singkong RuRa menjadi salah satu sarana pembinaan yang memberikan nilai tambah bagi Warga Binaan. "Pembinaan kemandirian melalui produksi Keripik Singkong RuRa merupakan upaya nyata Rutan Rantau dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomis. Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ujar Renaldi.
Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan dilaksanakan secara rutin dengan pendampingan dari petugas agar seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. "Kami terus memberikan pendampingan dan pengawasan kepada Warga Binaan selama proses produksi berlangsung. Selain menghasilkan produk berkualitas, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etos kerja yang baik kepada para peserta pembinaan," ungkap Darmawan.
Melalui program pembinaan kemandirian ini, Rutan Kelas IIB Rantau berharap Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi setelah kembali ke masyarakat. UMKM Keripik Singkong RuRa diharapkan terus berkembang sebagai produk unggulan hasil karya Warga Binaan sekaligus menjadi wujud nyata keberhasilan program pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Rantau.




