NewsIndonesia – Al-Qur'an menjadi cahaya dalam proses pembinaan yang dijalani warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau. Melalui kegiatan mengaji bersama guru dari Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Nor Aini, yang dilaksanakan di Masjid Al Hidayah Rutan Rantau pada Selasa (07/07), warga binaan mendapatkan pembelajaran membaca Al-Qur'an sekaligus penguatan nilai-nilai keimanan sebagai bekal untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an secara bergiliran, kemudian dilanjutkan dengan bimbingan tajwid, makharijul huruf, serta pendalaman bacaan yang dipandu langsung oleh Nor Aini. Melalui pembelajaran tersebut, warga binaan tidak hanya dibimbing agar mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam membentuk akhlak dan karakter yang lebih baik.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membangun perubahan positif bagi warga binaan. "Kami terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek spiritual sebagai bekal bagi warga binaan. Melalui kegiatan mengaji ini, kami berharap tumbuh kesadaran untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat," ujar Renaldi. Senada dengan itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, mengatakan bahwa pihaknya akan terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama Kabupaten Tapin, agar pembinaan keagamaan dapat berjalan secara berkesinambungan. "Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen kami dalam menghadirkan pembinaan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan," ungkapnya.
Guru dari Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Nor Aini, mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan para warga binaan selama mengikuti kegiatan. "Alhamdulillah, warga binaan sangat antusias mengikuti pembelajaran. Mereka memiliki keinginan yang besar untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an. Semoga kegiatan ini menjadi jalan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka," tuturnya. Salah seorang warga binaan berinisial GH juga mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. "Kami merasa senang karena mendapatkan kesempatan belajar mengaji secara langsung. Banyak ilmu yang kami peroleh, terutama dalam memperbaiki bacaan Al-Qur'an. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat bagi kami," ujarnya.
Melalui kegiatan mengaji bersama Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Rutan Kelas IIB Rantau terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembinaan kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Diharapkan, Al-Qur'an benar-benar menjadi cahaya pembinaan yang membimbing warga binaan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta menumbuhkan semangat hijrah sehingga siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.




