Iklan 1060x90

Bekal Usaha Pasca-Bebas, Lapas Kotabaru Asah Keterampilan Barbershop Warga Binaan

Syifa W.
Kamis, September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-03T10:49:54Z

MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat program pembinaan kemandirian melalui pelatihan keterampilan pangkas rambut (barbershop) bagi warga binaan sebagai bekal produktif saat kembali ke masyarakat, Kamis (3/9). Program ini menjadi salah satu bentuk pembinaan berbasis keterampilan praktis yang diarahkan untuk meningkatkan kemandirian, rasa percaya diri, serta peluang usaha setelah bebas.

Kegiatan pembinaan dilaksanakan di area kerja pembinaan Lapas Kotabaru dengan memanfaatkan fasilitas barbershop mini yang disiapkan sebagai sarana belajar sekaligus praktik langsung. Warga binaan tidak hanya mempelajari teknik dasar pemangkasan rambut, tetapi juga dikenalkan pada penggunaan alat, pelayanan pelanggan, kebersihan kerja, hingga kedisiplinan dalam menjalankan keterampilan jasa.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan yang telah mendapatkan pendampingan diberikan kesempatan memangkas rambut sesama warga binaan di bawah pengawasan petugas pembinaan. Aktivitas tersebut menjadi media belajar yang efektif sekaligus menumbuhkan tanggung jawab, kreativitas, dan semangat produktif selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Imam Sapto Riadi, menyampaikan bahwa pembinaan keterampilan merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan untuk membekali warga binaan dengan kemampuan yang memiliki nilai manfaat secara ekonomi.

“Program barbershop ini menjadi salah satu sarana pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki keterampilan nyata yang dapat dijadikan bekal setelah bebas nanti. Kami ingin mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh pengalaman dan kemampuan yang dapat membantu membangun kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat,” ujar Imam.

Salah satu warga binaan berinisial G mengaku senang dapat mengikuti pembinaan tersebut karena memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

“Di sini kami belajar teknik pangkas rambut dan cara melayani orang dengan baik. Saya berharap keterampilan ini bisa menjadi modal usaha ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Melalui pembinaan berbasis keterampilan seperti barbershop mini, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan menjadi pribadi yang lebih mandiri dan siap berkontribusi positif di masyarakat.
Komentar

Tampilkan

  • Bekal Usaha Pasca-Bebas, Lapas Kotabaru Asah Keterampilan Barbershop Warga Binaan
  • 0

Berita Terkini

Iklan