Iklan 1060x90

Masjid At-Taubah Lapas Kotabaru Jadi Sarana Penguatan Akhlak dan Keimanan Warga Binaan

Syifa W.
Kamis, September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-03T11:00:38Z

MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin. Salah satunya melalui ceramah keagamaan yang digelar di Masjid At-Taubah Lapas Kotabaru, Kamis (3/9).

Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Rahmatullah. Dalam penyampaiannya, ia mengajak Warga Binaan untuk menjadikan masa menjalani pembinaan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi, meningkatkan keimanan, serta memperbaiki sikap dan perilaku.

Ustaz Rahmatullah juga menekankan pentingnya menjaga akhlak, memperbanyak rasa syukur, memperbaiki ibadah, dan senantiasa berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Pesan tersebut disampaikan agar nilai-nilai keagamaan tidak hanya dipahami selama mengikuti kegiatan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Manfaatkan masa pembinaan ini untuk memperbaiki ibadah, akhlak, dan perilaku. Jangan berhenti berusaha dan berdoa agar diberikan kekuatan untuk menjalani perubahan,” pesan Ustaz Rahmatullah.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Imam Sapto Riadi, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk mental, karakter, dan kesadaran diri Warga Binaan.

“Pembinaan yang kami berikan tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan kemandirian, tetapi juga pada penguatan mental dan spiritual. Melalui kegiatan keagamaan yang rutin, kami berharap Warga Binaan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, menjaga perilaku, dan membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Imam.

Salah seorang Warga Binaan berinisial R mengaku merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Menurutnya, tausiyah menjadi ruang untuk kembali mengingat dan mengevaluasi diri selama menjalani masa pembinaan.

“Ceramah seperti ini membuat saya lebih banyak mengingat dan mengevaluasi diri. Saya ingin memperbaiki ibadah dan perilaku selama di Lapas serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk berubah,” ungkapnya.

Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Kotabaru berkomitmen menghadirkan proses pembinaan yang tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan, tetapi juga memperkuat nilai keimanan, akhlak, dan kesadaran diri sebagai bekal untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Komentar

Tampilkan

  • Masjid At-Taubah Lapas Kotabaru Jadi Sarana Penguatan Akhlak dan Keimanan Warga Binaan
  • 0

Berita Terkini

Iklan