Sukseskan Ketahanan Pangan, Lapas Kotabaru Rutin Rawat Selada Hidroponik
MediaJawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan perawatan tanaman selada hidroponik yang dilaksanakan secara rutin oleh Warga Binaan bersama jajaran Seksi Kegiatan Kerja, Senin (24/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan keterampilan produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan melakukan perawatan menyeluruh terhadap tanaman selada, mulai dari pengecekan nutrisi, pemantauan aliran air, pembersihan instalasi hidroponik, hingga pemeriksaan kondisi daun dan akar secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas.
Program budidaya selada hidroponik menjadi salah satu implementasi pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan Lapas Kotabaru melalui pemanfaatan lahan terbatas dengan teknologi pertanian modern.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Imam Sapto Riadi, menegaskan bahwa kegiatan hidroponik tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga membangun karakter kerja Warga Binaan.
“Program ini menjadi media pembelajaran yang sangat baik bagi Warga Binaan. Mereka tidak hanya belajar teknik budidaya, tetapi juga dibiasakan untuk disiplin, teliti, bertanggung jawab, dan produktif dalam setiap prosesnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Ahmad Hamirun, menyampaikan bahwa perawatan rutin merupakan faktor utama dalam menjaga kualitas tanaman.
“Setiap tahapan perawatan harus dilakukan dengan konsisten, mulai dari pengaturan nutrisi hingga kebersihan instalasi. Ini penting agar tanaman tumbuh maksimal dan menghasilkan panen yang baik,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan yang terlibat mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan keterampilan baru yang bermanfaat.
“Kami belajar banyak tentang cara menanam dan merawat sayuran dengan sistem hidroponik. Kegiatan ini membuat kami lebih aktif dan memiliki bekal keterampilan untuk nanti setelah bebas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan, guna membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang aplikatif serta mendukung terciptanya kemandirian dan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Baca Juga:
